Selasa, 21 Februari 2017

Produk Unggulan

Pengirim: Web Admin, Tanggal 01 Jan 2016
Kategori: Page

Produk Unggulan Kabupaten Magetan

1. Pertanian, Perkebunan dan Kehutanan

Wilayah Kabupaten Magetan secara geografis sesuai untuk pengembangan produk pertanian. Oleh karena itu, produk unggulan utama kabupaten Magetan adalah hasil pertanian, baik berupa tanaman pangan maupun hortikultura lain.  Padi sebagai tanaman pangan utama paling banyak ditanam oleh penduduk Kabupaten Magetan dengan luas lahan 84.950 Ha, menghasilkan produksi rata-rata padi sebanyak 179,62 Kw/Ha. Sementara komoditi tanaman pangan yang lain adalah Jagung, dengan luas lahan 12.548 Ha menghasilkan produksi jagung rata-rata 66,41 Kw/Ha. Adapun produk tanaman pangan yang lain adalah ubi kayu, ubi jalar, kacang tanah, kedelai, dan kacang hijau.

Sementara itu, iklim wilayah Kabupaten Magetan yang cenderung berhawa sejuk karena terletak di lereng Gunung Lawu, sesuai untuk produksi buah-buahan dan sayur-sayuran. Beberapa komoditas pertanian bahkan sudah dikemas dalam bentuk agrowisata, yaitu agrowisata strowberry di Sarangan dan agrowisata jeruk pamelo di wilayah kecamatan BETASUKA (Bendo, Takeran, sukomoro dan Kawedanan). Luas lahan agrowisata strowberry sekira 7 Ha dengan hasil produksi 101 Kw per tahun sedangkan luas lahan agrowisata jeruk pamel seluas 3.668 Ha dengan hasil produksi 253.988 Kw per tahun. Berdasar hasil tersebut, jeruk pamelo ditetapkan sebagai buah utama Kabupaten Magetan.

Kabupaten Magetan juga terkenal sebagai penghasil sayur yang hasilnya digunakan untuk mencukupi kebutuhan di daerah/kabupaten lain. Hasil utama sayuran adalah wortel dan kubis. Sayuran lain yang banyak dibudidayakan oleh penduduk Kabupaten Magetan adalah bawang merah dan bawang putih, kentang, buncis, tomat, bawang daun, dan cabe.

Hasil perkebunan di wilayah Kabupaten Magetan sebagian besar adalah tebu, yang digunakan untuk menyuplai kebutuhan bahan gula kristal bagi pabrik-pabrik gula di wilayah Magetan. Hasil perkebunan yang lain adalah kelapa, tembakau, jambu mete, kakao, cengkeh dan kopi.

Meskipun bukan wilayah hutan jati, Kabupaten Magetan mampu menghasilkan 2.742 m3 kayu jati per tahun sebagai hasil kehutanan. Disusul dengan kayu mahoni, kayu mindi, kayu sono, dan kayu sengon yang digunakan untuk menyokong kebutuhan industri dan konstruksi di wilayah Kabupaten Magetan maupun di wilayah sekitarnya. Informasi lebih lengkap dapat diperoleh di website Dinas Pertanian dan Dinas Kehutanan dan Perkebunan.

 

2.  Peternakan dan Perikanan

Sektor peternakan dan perikanan di Kabupaten Magetan memiliki potensi yang sangat layak untuk dikembangkan. Dengan kondisi tanah yang subur, ketersediaan pakan bagi hewan peliharaan begitu berlimpah. Demikian pula dengan banyaknya sumber air alami sangat mendukung guna pengembangan budidaya perikanan darat.

Peternakan di wilayah Kabupaten Magetan menghasilkan produk sapi potong (Poncol, Lembeyan, Parang, Bendo),sapi perah (Sukomoro, Karas, Panekan, Plaosan), kambing (tersebar merata di seluruh wilayah kecamatan), ayam buras (Bendo, Lembeyan, takeran), ayam petelur (Pankean, Takeran, Plaosan, Sidorejo) dan ayam pedaging (Panekan, Karas, Parang).

Sementara itu, hasil utama perikanan darat adalah Tombro dan Nila dengan potensi di wilayah Plaosan dan Parang, serta komoditi lain yaitu ikan Mujaer dan Ikan Lele. Informasi lebih lengkap dapat diperoleh di website Dinas Peternakan dan Perikanan.

 

3.  Perindustrian

Sejak dulu, Kabupaten Magetan terkenal dengan usaha perindustrian, terutama industri penyamakan dan kerajinan kulit. Di sektor industri, bidang ini merupakan kebanggaan bagi Kabupaten Magetan dan memberikan sumbangan PAD yang signifikan. Hasil kerajinan kulit Kabupaten Magetan tidak kalah dengan hasil olahan kulit dari daerah lain, bahkan dengan adanya sentra khusus kulit seperti di Jl. Sawo Magetan, keberadaan kerajinan kulita Magetan sudah diminati oleh konsumen mancanegara.

Industri lain yang menyediakan lapangan kerja bagi penduduk Kabupaten Magetan adalah kerajinan anayman bambu, genteng dan batu bata. Selain itu, industri batik di Kabupaten Magetan mulai berkembang potensinya dengan corak batik khas Magetan Pring Sedhapur.

Industri gamelan juga merupakan potensi andalan Kabupaten Magetan, karena konsumennya tidak hanya di wilayah kabupaten Magetan namun sudah merambah ke luar pulau jawa.

Sementara itu, industri makanan khas Magetan seperti lempeng, rengginang dan makanan lainnya menjadi penyokong sektor pariwisata yang dikemas menjadi oleh-oleh khas Magetan. Wisata kuliner berupa ayam panggang Gandu dan sate kelinci Sarangan bahkan sudah dikenal dalam skala nasional. Informasi selengkapnya dapat diperoleh di website Dinas Perindustrian dan Perdagangan

 

 

Website Menu

Kontak Detail

Bidang PDE Bappeda Kab. Magetan

Jl. Basuki Rahmat Timur No. 1 Magetan

(0351) 895041
bappeda@magetankab.go.id
pde@magetankab.go.id
www.magetankab.go.id

Peta Magetan